
Abis baca buku ini ………. terus sedih karena belum bisa jadi wanita seperti sayyidina fathimah az zahra buat ayah :|
alhamdulillah, terima kasih ya Allah sudah berikan hambamu yang serba kotor ini kesempatan.
Hari Jumat (10/5) kemarin, setelah gabung sama StudentsxCEOs, gue dapet kesempatan ketemu pak Hasnul Suhaimi di Gala CEO Meeting batch kami. Pak Hasnul ini merupakan CEO dari XL Axiata. tau kan XL Axiata? perusahan provider layanan telekomunikasi Indonesia, XL. Sebenernya agak-agak ga nyangka juga sih sampe juga di poin ini, ketemu CEO langsung. waktu di perjalanan kereta menuju mega kuningan, gue sempet liat poster suatu acara semacem seminar yang kebetulan speakernya ya adalah pak Hasnul ini dan buat ikut acara itu, registration fee nya 1,2juta per orang. beruntungnya gue bisa ketemu dan sharing tanpa harus bayar segitu gede. *gelutukan di tanah abang*
setelah perjalanan panjang, akhirnya gue sama misykah nyampe di gedung menara prima. gedungnya tinggi bangetttt. kayanya nyampe deh 40-an lantai. terus disitu banyak ekspatriat gitu, kayanya banyak perusahaan multinasional yang PEnya ada di gedung itu. gedungnya bagus banget beneran gue sampe terkampungkampung melihatnya O_O abis semuanya ngumpul, kita naik ke kantor XL dan langsung disambut sama sekretaris pak Hasnul dan langsung dipersilahkan masuk ke CEO Meeting Roomnya. Ditaro di meeting room biasa aja gue udah seneng banget, ini kita ditaro di CEO meeting roomnya gitu, mau masuknya aja pake password kaya di pilem2 #kampung. ruangannya baguuuus, bersih, rapi, dan hi-tech!
terus setelah duduk nyaman di kursi masing-masing, pak Hasnulnya dateng *yeeeeeeeee keproook* ga deng. kita langsung salaman sama bapaknya. tak disangka, gue pikir bapaknya tinggi gede kaya pak esbeye, ternyata kecil gituu, tapi kecil-kecil itu otak semua men (//_-)\m/ ga kaya gue. hahah. oke gue bakal sharing sedikit tentang apa yang kemaren pak hasnul ceritain.

“Hidup ini butuh success story. Go get small success, then the next success will come to you.” gitu kata Pak Hasnul. Globalisasi hari ini sangat berkaitan erat dengan yang namanya tantangan bisnis. Setelah era BRIC (Brazil, Russia, India, China) merajai geliat bisnis dunia, kali ini Indonesia bersiap menggenapi BRIC ini menjadi BRICI. Tantangan bisnis ini kemudian diikuti dengan tantangan SDM yang dituntut memiliki skills yang mumpuni dan sesuai dengan kebutuhan korporasi. termasuk dalam SDM ini adalah seorang CEO. ya, Chief of Executive Officer.
Apakah CEO itu? CEO is someone who has vision (why), knows the strategy (what), and leads tactical execution (how) and results something. Ga ada gunanya kalo seseorang punya visi, tau strategi, dan bisa mimpin eksekusi kalo dia ga bisa ngehasilin sesuatu. kaya jalan di tempat, timpang. Seorang CEO itu harus tau why, what, and how something’s done. terutama sisi Why. Kenapa? CEO itu harus paham betul kenapa perusahaannya seperti ini, kenapa memilih menghasilkan produk ini, kenapa mengambil keputusan ini dan kenapa-kenapa lainnya. Beda sama Manager yang berpandangan vertikal, atas-bawah, yang cukup tau what and how something’s done aja, dan beda lagi sama Staff yang berpandangan horizontal, kanan-kiri, yang cukup tau How something’s done.
Ga ada sekolah khusus yang mendidik seseorang untuk bisa jadi CEO. ga ada yang jamin kalo lo lulusan MBA dari Harvard pasti bisa jadi CEO. yang penting adalah fokus sama apa yang kita lakukan sekarang, when you make the best of you today, you’ll see your best of yourself in the future. sama kaya pak Hasnul ini yang sebenernya backgroundnya adalah Sarjana Teknik Elektro dari ITB, manalah dulu dia tau kalo suatu hari dia jadi CEO kan. jadi kalo mau jadi CEO, sekolah yang bener, jangan betah diem di tempat yang sama (get out of your comfort zones), and improve soft skills!
Balik ke materi …. haha

dalam suatu perusahaan, ada yang namanya the 4 diamonds. 4 segmen yang krusial untuk menjalankan sebuah perusahaan. mereka adalah Marketing, Operating, Finance, and HR. Kesemuanya ini saling berkaitan satu sama lain. 4 unsur diamonds akan menjelaskan Why, Marketing + Finance = What, dan Operations + HR = how. Easy. Nah dalam menjalankan sebuah korporasi, kita perlu yang namanya Visi, mind pattern of what will you get in 1,2,3 years ahead.. Penting banget. semacem bikin target apa yang pengen lo capai dalam beberapa taun ke depan. biar lo tau, lo itu mesti ngapain aja gitu. Untuk mencapai visi, ada 2 cara yaitu secara pelan-pelan (incremental) atau tembak target (out of the box). kalo gue sih prefer out of the box. dan satu lagi, make differences! ketika bikin perbedaan, seseorang pasti bakal ngerasain tercapainya self esteem dan self actualization dalam level yang lebih tinggi daripada orang yang begitu begitu aja. Visi diraih dari akumulasi pengetahuan dan pengalaman.
Seorang leader itu harus bisa meyakinkan dari berbagai aspek. pertama, physicality. secara fisik, leader itu harus berwibawa, meyakinkan gitu karena appearance is important thing. yang kedua, intellectualism, ya bayangin aja kalo dipimpin sama orang yang ga pinter (bukan pinter di kelas aja maksudnya, tapi pinter dalam artian lebih luas ya), ketiga, harus stabil secara emosional dan spiritual, jangan labil, labil disini dalam artian labil nerima suap, korupsi lah, gitu-gitu. pokonya jangan sampe bikin dia harus mengecap bangku sekolah tambahan ………. di penjara. serem ya.
Buat seorang CEO, dia ga perlu tau sesuatu secara details. kaget? sama gue juga. gue pikir CEO adalah orang yg ahli di segala bidang yang dia bawahi. tapi ternyata engga, itulah mengapa mereka dinamakan punya pandangan helikopter. seorang CEO harus tau apa yang anak buahnya kerjakan, semuanya, tapi ya kulitnya aja, gausah terlalu dalem. kalo dalem-dalem, buat apa mereka rekrut Managers, Staffs dll kan. nah tapi ada tapinya nih. CEOs dont go to the details tapiiiiiii ketika ada masalah, mereka koreeeeeeeek sedalem dalemnya, sampai tuntas. secara kerjaan fisik mungkin mereka enak ya ga perlu lembur jungkir balik kaya staf biasa, tapi soal memikul tanggung jawab? jangan tanya deh, mereka pikul beban yang jauh jauh jauuuuuuh jauh lebih berat. tapi suka ga keliatan aja di mata kita.
Terakhir, pak Hasnul ngasitau kita tentang 8 Disciplines of Excellence, kunci-kunci keberhasilan perusahaannya. Ini dia: Brand must be trusted, product must be relevant, investment must be smart, profit must be real, system must be simple, execution must be committed, teamwork must be caring, and motivation must be passionate.
dan terakhir, kita itu gaboleh cepet puas waktu cari ilmu, tapi harus selalu bersyukur setiap dikasih sesuatu.
yeeeee selesai! CEO Meeting ditutup dengan ajang foto bareng pak Hasnul (yang baik hati banget mau nemenin anak2 foto berdua-berdua sama beliau). total meeting itu 3 jam, men, seriusan, baik banget deh pak hasnul ini *___* biasanya CEO kalo diajak meeting paling banter setengah jam doang saking sibuknya.
ya semoga ilmunya bermanfaat ya, maafkan tulisan yang sangat amat panjang dan berantakan ini. kalo mau tau livetweet lengkapnya go follow @StudentsxCEOs !
cheers,

reac
all images belong to CorComm Division SxC
— FitriaAsyari

aku ingin sekali tuli.
sekawanan samurai terbuat dari huruf datang menyerang.
mencacah harga diriku seperti daging cincang.
mereka menghinaku, karena aku cuma bisa diam.
mereka menyumpahiku, karena aku rela diabaikan.
**
wahai Tuhan,
aku tahu kita tak saling bicara.
tapi tentunya kau masih ingat aku,
sebagaimana aku tak menyangkalmu.
dan jika ini detik-detik penghabisanku,
maka bebaskan aku berbicara semauku.
izinkan aku kesal pada-Mu di dalam kepasrahanku.
sepanjang hidup Engkau selalu membingungkan.
dengan cara-cara aneh Kau tunjukkan keagungan.
Kau, dengan teka-teki-Mu bernama takdir.
Bahkan di saat seperti ini, ada saja cara Kau membuatku tertawa
sekaligus tersindir.
**
ajarkan aku menjadi naif.
senaif dirimu yang masih bisa tertawa.
senaif kebahagiaan di alam kita berdua.
karena setiap detik di kala kenyataan mulai bersinggungan,
aku rasakan sakit yang nyaris tak tertahankan.
atau ajarkan aku menjadi penipu.
apabila ternyata kau merasakan sakit itu dalam tawamu.
-
sudah kumenangkan taruhan ini, bahkan dengan amat adil.
jauh sebelum kau menyerahkan kertas dan pensil.
karena rinduku menetas sebanyak tetes gerimis.
tidak butuh kertas, atau corengan garis.
genggamlah jantungku dan hitung denyutannya.
sebanyak itulah aku merindukanmu
—Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh, Dee—
yaaaaa Animaku no Hibi is back this year! setelah di ANH kemaren gue gondok segondok gondoknya karena suatu hal, akhirnya kebahagiaan sesungguhnya tergantikan di ANH ini haha. cukup lah buat bisa bikin haha hihi haha hihi. btw foto foto ini diambil dalam kondisi ngantuk dan lapar, tapi semoga kesannya tersampaikan ya ! :D


okonomiyaki. beda sama yang suka gue makan dulu. tapi mayan lah, namanya juga laper .__.

nom nom nom nom :9

ketemu bapak em dan ibu atika. izzzzz semua orang pacaran ngumpul disini ya *kibas jilbab* haha

rika ana aga

poster yang gue temukan di salah satu booth penjual aksesoris kejepang-kejapang. ngikik

fireworks parteeeeeeh is on!
sebenernya karena cuma dateng di 2 jam sebelum closing (padahal acaranya dari siang) banyak beberapa momen yang gue lewatkan, misalnya liat barisan cosplay dari kostum kerdus sampe yang wig-nya 3 meter, daaaaaaaaaan foto pake yukata -____- padahal gue udah nunggu 4826340192354 taun buat foto pake yukata. tapi yaudahlah. btw tadi ada kucing lucuuuuuuuuuuuuuuuuu *u nya sampe Uruguay* banget. bersih, bulunya lebat, dan ekornya ngacung gitu. gile lucu banget. refleksi kucing-kucing cuteness overload yang suka nangkring di 9gag. kalo gue jahat sih udah gue embat, tapi sayang gabisa -_-_-_- okeh, ttyl. besok kuliyeah niccc
cheers

reac
ps: ignore my (always) ugly face.